SHARING PENGALAMAN HIDUP SAMA IBU-IBU PKK TUH RASANYA……

29 Dec 2014

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat tugas mata kuliah pendidikan kontekstual yang mengharuskan untuk terjun ke lapamgan guna melakukan observasi. Saat itu, saya bersama dua orang anggota kelompok saya, melakukan observasi di desa Junrejo, Kota Batu. Lebih tepatnya pada forum PKK.

Kami mengambil subjek observasi ibi-ibu PKK, karena pada dasarnya ibu rumah tangga adalah seorang wanita yang bekerja menjalankan atau mengelola rumah keluarganya, bertanggung jawab untuk mendidik anak-anaknya, memasak dan menghidangkan makanan, membeli barang-barang kebutuhan keluarga sehari-hari, membersihkan dan memlihara rumah, menyiapkan dan menjahit pakaian untuk keluarga, dan lain sebagainya. Ibu rumah tangga umunya tidak bekerja diluar rumah. Telah banyak pendapat yang mengatakan bahwa selayaknya sebagai seorang istri hanya dianjurkan untuk bekerja didalam rumah saja dan tidak dianjurkan untuk bekerja diluar rumah atau biasa disebut dengan wanita karir. Oleh karena itu, tak jarang banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengalami kebosanan jika berdiam diri didalam rumah saja dengan menunggu kedatangan suami dari bekerja dan anak-anak yang sedang bersekolah. Untuk mengatasi itu semua, telah banyak organisasi didalam desa yang di dirikan untuk ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki kegiatan lain selain mengurus pekerjaan rumah, misalnya saja organisasi PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga).

Pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK) adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. PKK terkenal akan 10 progam pokok-pokoknya yang itu semua merupakan kebutuhan dasar manusia, yaitu :

1. Penghayatan dan Pengalaman Pancasila

2. Gotong royong

3. Pangan

4. Sandang

5. Perumahan dan Tatalaksana rumah tangga

6. Pendidikan dan keterampilan

7. Kesehatan

8. Pengembangan kehidupan berkoperasi

9. Kelestarian lingkungan hidup

10. Perencanaan sehat

Cakupan program PKK secara umum juga diterapkan di desa Junrejo, RW 05 yang berada di kota Batu Malang. Organisasi PKK yang berada di desa Junrejo ini sudah terbentuk selama bertahun-tahun dan sudah banyak pula kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, misalnya saja kegiatan kreasi memasak, keterampilan, pemberian informasi-informasi umum dalam berbagai macam hal dan sebagainya. Organisasi PKK didesa Junrejo ini juga mendapat dukungan dari pihak pemerintah Kota Batu, sehingga banyak pula kegiatan yang dilakukan serta diharap dapat memberikan solusi dari masalah kesepian atau kebosanan yang dialami oleh ibu-ibu rumah tangga yang hanya bekerja didalam rumah. Dengan PKK ini diharapkan mampu menambahkan wawasan dan pengetahuan kepada ibu-ibu rumah tangga dalam menghadapi masalah-masalah terkait perkembangan keluarganya, misalnya saja perkembangan anak.

9b93f55cd41b4ccc5a82f642e5c3ee63_images

Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan oleh pihak terkait telah ditemukan beberapa masalah yang dialami oleh ibu-ibu PKK di Desa Junrejo, salah satunya yaitu mengenai wawasan pola asuh perkembangan anak, mereka cenderung bingung dalam hal mendidik anak untuk menghasilkan pribadi yang baik dalam kehidupan yang akan datang. Di era globalisasi ini banyak orang tua yang mengkhawatirkan perkembangan anaknya, sebagai orang tua memang harus pandai memahami dan memberikan didikan kepada anaknya demi menghasilkan pribadi yang baik serta berakhlak budi pekerti. Telah diketahui, sudah banyak anak-anak yang salah pergaulan dan mengalami kenakalan remaja, sehingga menimbulkan kekhawatiran dari orang tua terhadap perkembangan anaknya.

Pada dasarnya, sebuah potensi anak untuk maju dan berprestasi sangat besar. Namun anak-anak tidak dapat tumbuh dengan sendirinya, mereka memerlukan bantuan lingkungan yang mendukung dan memungkinkan anak tumbuh dengan optimal dan kreatif. Salah satu yang dapat membantu perkembangan anak adalah orang tua. Orang tua memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan yang dapat memotivasi anak agar siap menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya. Menciptakan lingkungan yang mendukung agar anak tumbuh dengan optimal dan kreatif dapat dilakukan orang tua dengan membuat lingkungan yang penuh kasih sayang bagi anak, menghargai potensi anak atau memberi rangsang dalam segala aspek perkembangan anak, baik secara afektif kognitif maupuan psikomotor. Namun berdasarkan pengamatan di Desa Junrejo ini, informasi seputar pendidikan anak seperti ini belum banyak diketahui oleh orang tua anak.

Dengan demikian, banyaknya cerita dari ibu-ibu PKK bahwa mereka cenderung kebingungan dalam hal perkembangan anknya serta bagaimana cara mendidikannya, banyak yang meminta informasi-informasi serta saran-saran dalam masalah terkait perkembangan anak.

Hmmmmm……

Awalnya kami saya dan teman-teman sempta kebingungan mendengar keluh kesah ibu-ibu PKK ini dalam mengasuh anak atau cucu mereka. Banyak sebagian besar diantara mereka yang meminta tips mendidik anak yang benar bagaimana.

Bagaimana kami bisa menjawab??? Menikah saja belum!!!

Alhasil, berhubung ibu-ibu PKK yang semakin mendesak kami, akhirnya kami memberikan informasi seputar cara mendidik anak yang benar ditinjau dari kajian ilmu psikologi perkembangan yang telah kami pelajari. Yaah, untungnya kami sedikit banyak mengetahui dasar ilmu dalam mengasuh dan mendidik anak.

Berbincangnya kami dengan para ibu-ibu PKK sangat membuat suasana menjadi cair. Apalagi para ibu-ibu PKK ini menunjukkan kegiatannya dalam hal mengurus suatu keorganisasian. Untuk menghindari rasa bosan dalam menjalankan roda kepengurusan PKK, terdapat kegiatan menarik yang dilakukan para ibu-ibu PKK ini. Diantaranya adalah membuat resep masak bersama, membuat kerajinan tangan, sharing, dll.

Kegiatan saya dan teman-teman disana memang observasi, terlepas kami menyambung tali silaturahmi dan juga belajar. Kami memiliki saran yang semoga saja dapat dijadikan masukan bagi ibu-ibu PKK dalam mengembangkan roda keorganisasian PKK Junrejo Kota Batu. Diantaranya sebagai berikut :

1. Perlu adanya pemberian workshop parenting style cocok digunakan sebagai inovasi program kerja yang terdapat pada PKK Desa Junrejo, Kota Batu mengingat pentingnya pemberian wawasan terkait perkembangan anak dan pola asuhnya berdasarkan hasil need analysis.

2. Workshop dengan metode cooperative learning tipe jigsaw juga cocok diterapkan pada pembelajaran organisasi ini untuk melatih team work masing-masing anggota dan juga meningkatkan kemampuan anggota ibu-ibu PKK dalam berkomunikasi didepan umum.

3. Controlling dari pemerintah Kota Batu perlu dimampatkan guna menunjang stabilitas pelaksanaan program kerja yang terdapat di PKK Junrejo

4. Perlu diadakan pembaharuan inovasi program kerja untuk meminimalisir adanya kebosanan berkumpul dari masing-masing anggota PKK

Semoga tali silaturahmi kami ddengan ibu-ibu PKK ini tetap terjalin dengan baik. Daan semoga ibu-ibu ini dapat menginspirasi bagi ibu-ibu lain untuk tetap bisa memprioritaskan keluarga dan juga tidak mengesampingkan peranan sosial dimasyarakat……

*Ilustrasi gambar : sumbernya disini

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Gerakan #SemangatNgeblog


TAGS PKK Junrejo Kota Batu


-

Author

Search

Recent Post