JANGAN MAIN-MAIN SAMA HARAPAN !!

29 Dec 2014

Ketika manusia hidup tanpa harapan, manusia akan seperti awan.
Tak tahu arah dan tujuan.
Sadarkah anda??
Semua yang ada dijagad raya ini berawal dari harapan.

28f8649bf46b3d99a60eb8993399fa1d_harapan* sumber gambar : disini

Anda hidup didunia ini berawal dari harapan, harapan dari orang tua yang menginginkan dikaruniai anak yang luar biasa hebat seperti anda. Anda berkarir hingga saat ini merupakan harapan anda dimasa lampau. Sadar atau tidak, anda pernah mengharapkan sesuatu namun sesuatu itu kadang cepat teralisasikan namun terkadang juga membutuhkan waktu yang lama untuk terealisasikan.

Harapan merupakan suatu doa. Doa yang dipanjatkan dari jiwa yang terdalam. Sadar atau tidak, ketika anda mengharapkan sesuatu dengan hati yang mendalam disaat itulah anda berdoa pada Tuhan. Tuhan tidak tuli. Ia mendengar doa anda. Kadang Ia memberikan waktu cepat untuk mengabulkan doa anda namun kadang kala Ia juga mengabulkan doa anda dalam jangka waktu yang lama bahkan sangat lama untuk mengabulkan doa anda dan itu merupakan cara untuk mengukur tingkat kesabaran anda. Kembali pada esensi harapan, harapan juga bisa dikatakan sebuah jalan. Jalan yang mengarah pada masa depan. Berbagai kisah telah diukir banyak orang untuk meraih kesuksesan dengan harapan, ada pula orang yang mengukir kisah hidupnya tanpa harapan dan mengalir apa adanya layaknya hidup diibaratkan seperti air sungai ( jalani dan mengalir apa adanya ).

Bukan hal baru mengukir kisah sukses dengan harapan. Banyak kisah-kisah sukses dari sejarah masa lalu kita yang didahului oleh harapan. Sebut saja saat momentum kemerdekaan Indonesia. Awalnya, rakyat dan pejabat-pejabat Indonesia saat itu berharap akan adanya kemerdekaan di negara Indonesia, mereka resah dengan dengan keadaan saat itu. Hari demi hari mereka lalui dengan nasib malang yang ditindas oleh penjajah. Makan tak enak, tidur pun juga tak nyenyak. Berawal dari kegelisahan itulah para pejuang kita terdahulu membulatkan tekat untuk meraih sebuah kemerdekaan. Walaupun mereka tahu hal tersebut bukanlah hal yang mudah, namun tekat baja telah membulatkan hati mereka. Mereka tetap mempunyai keinginan kuat untuk mencapai sebuah kemerdekaan. Berbagai macam usaha telah mereka lakukan. Berbagai macam pengorbanan telah mereka kerahkan. Dalam berusaha, mereka tak kenal lelah atau bahkan setengah-setengah. Mereka berjuang secara maksimal demi cita-cita mulia mereka. Alhasil, setelah melalui waktu yang lama dan perjuangan sampai titik darah penghabisan akhirnya mereka dapat mencapai sebuah kemerdekaan. Sungguh, cita-cita mulia yang diharapkan seluruh bangsa Indonesia. Itu merupakan salah satu contoh real dari adanya harapan yang menjurus pada kesuksesan.

Tak hanya itu contoh yang dapat kita ambil hikmahnya, berbagai macam kisah juga mewarnai dunia ini, tak semua kisah berawal dari kebahagiaan dan berujung pada kebahagiaan pula. Ada kisah yang berawal kebahagiaan dan berujung kesedihan, namun sebaliknya ada juga kisah yang berawal dari kesedihan dan berujung pada kebahagiaan. Itu merupakan suratan takdir yang telah di gariskan oleh Tuhan untuk kita. Namun, tak semua yang di gariskan olehNya tak dapat kita rubah, ada beberapa takdir yang dapat kita rubah, kecuali jodoh, kematian dan rezeki. Jika kita mau berusaha semaksimal mungkin, atas ridha-Nya, niscaya kita dapat merubah takdir tersebut menjadi lebih baik lagi. Misalnya, Ani di takdirkan untuk menjadi orang yang miskin. Namun, ketika Ani berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja menghasilkan uang, dengan diiringi doa setiap saat padaNya, niscaya berkat kekuasaanNya Ani dapat merubah takdir, tidak lagi menjadi orang yang miskin, namun keadaan akan berbanding terbalik karena saat ini ia menjadi orang kaya. Itu merupakan salah satu contoh adanya keseriusan kita dalam berusaha.

Memang formulasi terkadang perlu diperhatikan dalam mengambil langkah. Pada kesempatan ini saya memberikan formulasi khusus tentang bagaimana kita mencapai suatu kebahagiaan. Terdapat harapan + keyakinan + usaha + doa= keberhasilan & kebahagiaan. Formulasi itulah yang menjadi esensi buku ini dalam memaknai hidup. Hidup ini adalah warna. Tak hanya satu warna, melainkan ada banyak warna yang menghiasi hidup ini. Setiap orang memiliki hak untuk memegang kuas kendali dalam mewarnai kehidupan. Begitu juga dengan kita, kita memiliki kendali untuk mewarnai hidup. Apakah hidup kita, kita warnai dengan warna terang yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan atau kita justru akan mewarnainya dengan warna kelabu yang nampak usang dalam memaknai kehidupan. Itu semua tergantung kita. Bukan kamu, dia, atau bahkan mereka. Namun, sekali lagi hidup ini adalah kita yang menentukan.

Pintu sukses dan kebahagiaan telah terbuka lebar untuk kita. Akankah kita menghampirinya?? Itu semua tergantung ada. Anda bergerak atau diam stagnan. Di luar sana, banyak orang yang bergerak untuk memasuki pintu kesuksesan tersebut. Mereka berebut dan berusaha dengan semaksimal mungkin agar bisa mendapatkan apa yang mereka harapkan. Suatu kebahagiaan memanglah cita-cita dari setiap insan, namun dengan banyaknya kesamaan tujuan “kebahagiaan” tersebut, maka sudah tak diherankan lagi jika mereka berebut untuk mencapai kebahagiaan. Begitu juga dengan kita, jika kita menginginkan masuk dan merasakan pintu kesuksesan yang pada akhirnya membawa pada gerbang kebahagiaan, maka formulasi (telah dipaparkan diatas) yang disarankan dalam buku ini patut dilaksanakan dengan hati yang tulus, karena sekali lagi kita adalah penentunya. Semua tergantung kita. Semua terdapat pada kita. Bukan kamu, dia, atau mereka. Tetapi aku dan hanya aku.

AKU MAU, AKU YAKIN, AKU BISA, AKU BAHAGIA.

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Gerakan #SemangatNgeblog


TAGS magic keajaiban hidup


-

Author

Search

Recent Post