BERKACA DIPENGHUJUNG TAHUN ITU PERLU !!

29 Dec 2014

122160167276951c9b025f362348eeef_kaca * sumber gambar : klik ini

Tahun 2014 benar-benar tahun yang fantastis bagi saya. Saya dihadapkan pada dinamika kehidupan yang semakin kompleks. Terutama dalam dunia perkuliahan. Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti 3 organisasi berbeda dengan peran saya yang cukup urgent didalam sana. Kali ini, problematika yang saya anggap paling sulit adalah ketika berada dalam forum rapat organiasi. Dalam forum tersebut pasti terdapat orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Seingkali dalam forum rapat terjadi perbedaan pendapat dan tidak semua orang menyikapi dengan bijak. Ketika dalam forum rapat, saya mengemukakan pendapat saya dan kemudian pendapat saya tidak diterima, saya akan melakukan pembelaan agar pendapat saya diterima. Namun jika pembelaan ini sudah saya lakukan berulang kali namun belum juga diterima, saya akan menekan ego saya untuk mempertahankan pendapat saya agar bisa melebur dengan pendapat yang lainnya dan memilih diam ataupun cuek. Hal inilah yang saya anggap sebagai proses penyesuaian yang paling sulit dalam hidup saya (saat ini).

***PENGALAMAN PRIBADI TENTANG PERTUMBUHAN***

Refleksi tentang pengalaman hidup memang perlu, hal ini saya lakukan untuk mengucap syukur atas keagungan nikmat Tuhan YME dan juga untuk menemukan sebuah langkah resolusi diakhir tahun. Jika menelisik jauh kebelakngan, terdapat suatu hal yang diterapkan oleh keluarga saya adalah tentang kedisiplinan dan kesempurnaan. Pola ini sudah diterapkan oleh keluarga saya ketika saya masih kecil, sehingga pola ini sudah mendarah daging dalam hidup saya sampai saat ini. Awalnya dapat dilihat ketika saya masih berada dalam bangu Taman Kanak-kanak, saat itu need of achievement saya mulai tumbuh, hal ini juga sangat didukung oleh keluarga saya. Saat itu, saya diikutkan dengan berbagai macam perlombaan, diantaranya adalah lomba menari,bernyanyi, dan juga baca puisi. Motivasi saya semakin terpacu ketika saya menerima kenyataan bahwasanya saya kerapkali memenangkan perlombaan, saya mengamsusikan bahwasanya saya bisa menakhlukkan perlombaan dan mulai saat itu saya menyukai tantangan dalam perlombaan.

Hal ini berlanjut ketika saya memasuki bangku Sekolah Dasar, saat itu, saya semakin tertarik untuk mengembangkan need of achievement saya. Saya kembali mengikuti lomba baca puisi SD tingkat kecamatan, saat itu memang belum mendapat juara namun saat itu saya sudah bisa merasakan life satisfaction dalam hidup saya. Semakin menggelora ketika saya memasaki dunia SMP, saat itu saya juga mengikuti lomba-lomba,diantaranya adalah lomba pidato bahasa Indonesia dan juga speech competition . Saat itu, saya mendapat reward bahwa saya memenangkan lomba tersebut tingkat kelas hingga pada akhirnya saya menjadi delegasi sekolah dan mengikuti perlombaan serupa tingkat kabupaten. Semakin termotivasi saya untuk menakhlikkan tantangan ini, meski dalam kesempatan tersebut saya belum berhasil memenangkan namun saya cukup puas atas apa yang telah saya lakukan.

Dalam bangku SMA pun saya juga melakukan hal yang sama, saya mengikuti berbagai macam perlombaan untuk memenuhi hasrat pemenuhan need of achievement saya ini. Saya mengikuti lomba teater, speech competition, dan baca puisi. Pada kesempatan itu, beberapa lomba yang saya ikuti sempat mendapat apresiasi berupa kemenangan. Hal ini juga menjadi cambuk motivasi bagi saya. Mulai sejak saat itu, saya yakin bahwasanya saya memiliki kemampuan lebih dalam hal olah verbal. Hal inilah yang terus saya kembangkan hingga saya masuk dunia perkuliahan. Selain peran saya sebagai mahasiswa, saya mengikuti kegiatan perlombaan debat psikologi nasional anatr universitas di Indonesia. Awalnya, hanya sebagai kegiatan luang belaka, namun karena dalam kesempatan perdana saya mengikuti lomba den=bat dan saya dianugerahi kemenangan, akhirnya candu perlombaan pun kembali saya rsakan. Hingga waktu demi waktu, ketika terdapat perlombaan serupa saya minat dan antusias untuk mengikuti perlombaan tersebut. Inilah yang menjadi titik tekan saya untuk senantiasa mengembangkan kemampuan olah verbal saya, yang selanjutnya saya aplikasikan dalam berbagai macam aktivitas.

*** MENEMUKAN POTENSI UNTUK BERTUMBUH***

Syukur Alhamdulillah, kali ini saya sedikit demi sedikit sudah bisa memaknai “WHO AM I”. Hal ini saya lakukan untuk lebih mengenal jati diri saya dan juga mengembangkan lebih luas potesi diri saya. Untuk mengembangkan kemampuan olah verbal saya, saya mengikuti berbagai macam lomba debat atau yang lainnya yang berhubungan dengan kemampuan verbal. Hal ini saya yakini dapat mengembangkan potensi saya ini agar nantinya dapat tereksplore dengan baik. Tak hanya itu, saya juga mengikuti kegiatan organisasi untuk menyalurkan keaktifan diri ini dalam beraktifitas.

Dalam hal sosialisasi, saya sempat mengikuti kegiatan volunteer. Mengasyikkan memang, sehingga saya sempat bertahan dalam kegiatan ini. Namun sayangnya, kegiatan ini tidak dapat bertahan lama karena bentroknya waktu antar kuliah dengan organisasi.

Tak hanya itu, saya juga memiliki minat menulis yang cukup tinggi. Sedari SMA hingga sekarang, saya mengikuti komunitas blogger. Berawal dari blogger SMA yang mampu membuat nama saya buming dijejaring blogdetik Indonesia karena tulisan saya mampu menjadi headline berulang kali dalam majalah online tersebut, menjadikan saya terpacu frontal untuk menulis. Hal sederhana sebenarnya yang saya tulis, namun hak tersebut saya kemas dalam tulisan yang mudah dipahami. Dari waktu ke waktu sampai detik ini pun saya menyukai menulis, sehingga saat ini saya aktif di komunitas blogger DESA (Detik Smansa Pare), blogger Ngalam, saya juga sempat mengikuti Asean Blogger Festifal (ABF). Hal ini membuat kebanggaan tersendiri dalam hidup saya karena saya mampu menjadi salah satu dari sekian banyak delegasi Indonesia dalam merumuskan peran pemuda menghadapi ASEAN 2015.

Yaaaahh…..
Ini adalah cerita refleksiku di penghujung tahun 2014 yang semoga dapat menjadi pijakan dalam mengucap syukur dan juga membuat resolusi perubahan menjadi lebih baik lagi di tahun 2015. Usai sudah ceritaku, mana cerita refleksimu????


TAGS instrospeksi diri refleksi akhir tahun 2014


-

Author

Search

Recent Post